Tampilkan postingan dengan label TPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TPS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 April 2017

Surya Paloh Yakin Pasangan Ahok-Djarot Masih Dipercaya Masyarakat Untuk Memimpin DKI Jakarta

Surya Paloh Yakin Pasangan Ahok-Djarot Masih Dipercaya Masyarakat Untuk Memimpin DKI Jakarta | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE

Surya Paloh Yakin Pasangan Ahok-Djarot Masih Dipercaya Masyarakat Untuk Memimpin DKI Jakarta
Surya Paloh Yakin Pasangan Ahok-Djarot Masih Dipercaya Masyarakat Untuk Memimpin DKI Jakarta

88DG88.COM - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sangat yakin pasangan Ahok-Djarot masih dipercaya masyarakat untuk memimpin DKI Jakarta. Pernyataan ini disampaikan saat melakukan rapat dalam rangka koordinasi final menjelang pilkada putaran kedua yang berlangsung hari ini, Rabu (19/4).

DGPOKER - AGEN POKER TERPERCAYA

Dalam rapat tersebut dihadiri sejumlah elite politik yang diadakan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jalan RP. Soeroso, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Surya Paloh optimis pada pasangan Ahok-Djarot akan tetap mendapatkan dukungan dari warga DKI Jakarta. Dia pun mengimbau kepada semua warga Ibu Kota untuk datang dan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

DGPOKER - CARA MENANG POKER

"Jelas sikap kami adalah percaya sepenuh hati dengan seluruh kapasitas dan energi yang kami miliki, partai pendukung sepakat pasangan yang kami dukung Ahok-Djarot Insya Allah akan mendapat simpati, empati, dan dukungan dari masyarakat Jakarta yang besok akan menggunakan hak pilihnya," tegas Paloh, Selasa (18/4).

DGPOKER - POKER TERPERCAYA INDONESIA

Paloh mengungkapkan NasDem mendukung Ahok-Djarot akan sesuai dengan harapan dan pikiran yang dirasakan masyarakat Jakarta. Dia juga mengajak warga Jakarta untuk saling menghargai keputusan politik masyarakat lainnya.

"Kami menghargai semua keputusan hak politik pada Pilkada DKI Jakarta. Tidak ada maksud kami memaksakan mereka untuk memilih pasangan yang kami dukung. Kami hanya berdoa, mudah-mudahan apa yang menjadi pertimbangan kami mendukung pasangan Ahok-Djarot akan sesuai pula dengan harapan dan pikiran yang mereka rasakan," kata Paloh.

Sebagai partai pengusung Ahok-Djarot, dia menyampaikan terima kasih dan permintaan maaf jika selama masa kampanye ada yang kurang tepat di hati masyarakat. Selain itu, Paloh berjanji jika Ahok-Djarot kembali dipercaya untuk memimpin Jakarta, NasDem akan berbuat lebih baik lagi serta menjadikan memberikan output kinerja yang lebih kuat dan kokoh, serta membangun Jakarta yang lebih hebat lagi, lebih membanggakan bagi warga Jakarta.

Minggu, 26 Februari 2017

Sumarsono : Memang Ada Banyak Kekurangan Dalam Pilkada Putaran Pertama

Sumarsono : Memang Ada Banyak Kekurangan Dalam Pilkada Putaran Pertama | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Sumarsono : Memang Ada Banyak Kekurangan Dalam Pilkada Putaran Pertama
Sumarsono : Memang Ada Banyak Kekurangan Dalam Pilkada Putaran Pertama

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno mengakui memang ada banyak kekurangan dalam pilkada DKI putaran pertama kemarin. Kekurangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi di internal KPU DKI.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

"Walaupun pelaksanaan Pilkada kemarin aman dan damai, kami pihak KPU mengakui memang ada sejumlah persoalan yang harus  evaluasi. Baik yang bersifat internal, maupun yang melibatkan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," kata Sumarno di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/2/2017).

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

Kekurangan pertama, yaitu perihal sumber daya manusia para penyelenggaraan pemungutan suara. Menurut dia, masih ada pemahaman yang tidak tepat di antara petugas KPPS terkait aturan pencoblosan, ujar Sumarsono.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA 

"Jika terbukti, maka kami memastikan seandainya ada Pilkada selanjutnya, mereka tidak akan ditugaskan kembali," ujar Sumarno.

Kekurangan kedua, yaitu perihal daftar pemilih tetap (DPT). Kata dia, meskipun petugas KPU DKI tidak henti-hentinya melakukan pemutakhiran data pemilih, namun ada saja warga Jakarta yang tidak bisa menggunakan hak pilih, lanjutnya.

"Ketiga, terkait dengan logistik. Kami ingin pastikan bahwa surat suara akan tersedia secara memadai," tutur Sumarno.

Selain itu, Sumarno juga menyoroti perihal teknis waktu pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS). Sebab nyatanya, ada panitia KPPS yang sudah menutup TPS tepat pukul 13.00 WIB, padahal masih ada warga yang mengantri demi menyalurkan hak pilihnya.

"Kita dapat masukan yang terkait ketersediaan TPS, tapi menjelang detik pemunggutan suara. Pemberitahuan yang mendadak," ujar Sumarno.

Kekurangan kelima yaitu terkait distribusi kertas C6. Diakui Sumarno, memang masih ada KPPS yang kekurangan surat C6.

"Masih banyak aspek evaluasi yang harus kita lakukan. Tapi kita cukup bangga, terlepas dari persoalan yang ada," kata Sumarno pula.
 

Senin, 13 Februari 2017

Polda Metro Jaya Menandai Sekitar 417 TPS Di DKI Yang Rawan

Polda Metro Jaya Menandai Sekitar 417 TPS Di DKI Yang Rawan | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Polda Metro Jaya Menandai Sekitar 417 TPS Di DKI Yang Rawan
Polda Metro Jaya Menandai Sekitar 417 TPS Di DKI Yang Rawan

Kerawanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pemungutan suara menjadi salah satu tugas pokok kepolisian. Polda Metro Jaya menandai sekitar 417 TPS di DKI yang rawan dan sekitarnya terkait penyelenggaraan Pilkada serentak ini.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

"Untuk di setiap TPS kami sudah tempatkan anggota kami. Untuk kriteria TPS dari TPS aman, rawan I dan rawan II sudah ada pola-pola pengamanannya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (13/2/2017).

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

Total ada 23.315 TPS yang diamankan jajaran Polda Metro Jaya. Selain 417 TPS rawan I, juga ada 22.872 TPS aman yang diamankan, sedangkan TPS yang dianggap rawan II tidak ada. Di samping itu, ada 26 TPS khusus di beberapa LP yang menjadi fokus pengamanan polisi dalam pemungutan suara tersebut.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASKLI TERPERCAYA

"Untuk pengamanan di TPS-TPS ini ada dari unsur kepolisian, petugas KPPS dan petugas ketertiban (Linmas) yang jumlahnya disesuaikan dengan kriteria TPS tadi," imbuhnya.

Untuk TPS aman ada beberapa pola pengamanan, di antarnya 2:5:10 yang artinya untuk 1 TPS kategori aman diamankan oleh 2 personel polisi, 5 petugas KPPS dan 10 Linmas. Sementara untuk TPS rawan I pola pengamanannya 2:2:4 (2 polisi:2 petugas KPPS:4 Linmas).

TPS kategori aman yakni TPS yang jarak tempuh dari kantor polisinya relatif dekat atau jarak tempuhnya tidak lebih dari setengah jam (untuk di perkotaan). Kemudian, tidak pernah atau jarang terjadi konflik horizontal serta masyarakatnya kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya rendah.

"Kemudian TPS aman ini kategori lainnya, seperti kelompok masyarakat yang tidak terlalu peduli dengan politik dan hubungan sosial antar-masyarakatnya rendah serta lebih cenderung mengutamakan ekonomi, serta pelaksanaan polmasnya berjalan baik dan konsisten," jelasnya.

Sementara kategori TPS rawan I ini memiliki jarak tempuh dari kesatuan Polri terdekat agak jauh dan sulit dijangkau (satu sampai dua jam jarak tempuh), pernah terjadi konflik vertikal dan horizontal namun sudah mereda, masyarakatnya kurang kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya sedang. 


Selain itu, di lingkungan TPS tersebut terdapat tokoh-tokoh di lingkungan yang cenderung menentang kebijakan pemerintah, partisipasi parpol di lingkungan tersebut berimbang dan saling berseberangan idealisme politiknya serta kepedulian masyarakat terhadap politik tinggi dan cenderung fanatik.

Pengamanan Polda Metro Jaya ini tidak hanya meliputi Pilkada DKI, tetapi juga meliputi Pilkada di sebagian daerah Banten seperti Kota Tangerang dan Tangerang Selatan serta Jawa Barat seperti Kabupaten Bekasi. 


Dari data kepolisian, di wilayah DKI terdapat 13.023 TPS, di Kota Tangerang terdapat 3.311 TPS, di Tangerang Selatan terdapat 3.024 TPS, sedangkan di Kabupaten Bekasi terdapat 3.958 TPS.